Jumat, 14 Februari 2014

Bappenas Ajukan 19 Proyek Senilai Rp 6,45 Triliun

Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) telah mengajukan 19 proposal proyek infrastruktur senilai Rp 6,45 triliun kepada Kementrian Keuangan untuk Sukuk Negara atau SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) pada APBN 2015.

info proyek, pembangunan, proyek 2014, proyek baru, bappenas

Dedy S Priatna (Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas) mengatakan pengajuan tersebut merupakan bagian dari penyiapan indikasi proyek sebagai batas maksimum SBSN 2015. Sebagian besar proyek yang diajukan, imbuhnya, merupakan proyek lanjutan.

“Sudah diajukan semua ke Kementrian Keuangan. Proyek yg dipilih biasanya berdasarkan kepentingannya bagi masyarakat. Bisa juga proyek yg termasuk dlm prioritas, juga gampang diukur performanya, misalnya jalan nasional atau kereta api,” katanya.

Dia juga menjelaskan pengajuan proyek dari Bappenas sedikit bertambah dibandingkan dgn usulan yang sebelumnya, setelah berkoordinasi dgn Ditjen Bina Marga, Bappenas, yakni pertama, pembangunan jalan Oksibil-Waropko.

Jalan Oksibil-Waropko  rencananya akan menghubungkan jalan nasional menuju wilayah pegunungan tengah. Kedua, pembangunan jalan Lingkar Raja Ampat guna mendukung pengembangan pariwisata di Pulau Raja Ampat.

Diperkirakan proyek jalan Lingkar Raja Ampat menjadi proyek paling mahal, dengan nilai investasi sebesar Rp655,4 miliar. Kemudian, disusul pembangunan jembatan Holtekamp sebesar Rp617 miliar, dan pembangunan jalur layang kereta api lintas Medan-Kualanamu sebesar Rp600 miliar.

Proyek pembangunan jalan ini berlokasi di Papua, dan Maluku. Memang sekarang ini kebijakan dari APBN untuk proyek di luar jawa. Artinya, memang sengaja memakai sukuk ini untuk membiayai proyek yang kurang diminati swasta.

Dedy juga menjelaskan proyek infrastruktur memang memerlukan dana yang sangat besar. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya mencari pendanaan alternatif lainnya guna membiayai kebutuhan infrastruktur yang mendesak.

Menurutnya, pembiayaan melalui sukuk masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) sebagai creative financing. Kendati demikian, pembiayaan sukuk memang tergolong mahal, sehingga proyek yang dipilih harus lebih realistis.
Description: Bappenas Ajukan 19 Proyek Senilai Rp 6,45 Triliun
Rating: 4.5
Reviewer: Pagar BRC
ItemReviewed: Bappenas Ajukan 19 Proyek Senilai Rp 6,45 Triliun

Tidak ada komentar:

Posting Komentar